website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Peringatan HUT ke-350 Sulsel Digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulsel

  • 12 pengunjung
  • 0 hits
  • 19 Oct 2019
Peringatan HUT ke-350 Sulsel Digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulsel

Peringatan HUT ke-350 Tahun 2019 Sulawesi Selatan kali ini digelar dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Gedung DPRD Sulsel, Sabtu (19/10/2019).

Acara HUT Sulsel kali ini mengambil tema "Melalui Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-350 Kita Optimalkan Inovasi ASN untuk Sulsel Melayani".

Dalam paripurna itu acara dibuka oleh Ketua DPRD Sulsel Sementara, A. Ina Kartika Sari, S.H.,M.Si dari partai Golkar. A. Ina menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak dalam menatakelola pemerintahan di Sulsel termasuk mengambil langkah-langkah cepat dalam melayani berbagai kebutuhan masyarakat Sulsel, khususnya masyarakat Sulsel yang terdampak akses Wamena Papua.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa moment hari jadi kali ini hendaknya kita melakukan introspeksi diri untuk langkah perbaikan. Beliau juga memberi apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak terutama Forkompinda, Buupati dan Walikota, Kapolda dan Kodam atas rasa aman yang telah dihadirkan.

"Terimakasih kepada Korsupgah KPK, kita telah meyelamatkan aset senilai lebih Rp 6,5 trilliun termasuk peningkatan penerimaaan pajak daerah, yang telah bersinergi untuk melakukan percepatan pembangunan dalam berbagai bidang," terangnya.

Saat ini kita tengah menghadapi tantangan digital, memasuki industri 4.0 kita harus memanfaatkan peluang digitalisasi tersebut. "Tantangan lain adalah iklim yang ekstrim, jadi bagaimana kita menghadirkan teknologi penggunaan air yang efesien. Tantangan lainnya adalah kompetisi global yakni bagaimana Sulsel mampu meningkatkan daya saing daerah untuk setara dengan daerah maju lainnya,"jelasnya lagi.

Nurdin Abdullah menambahkan, dari segi infrastruktur, sedang dilakukan pengembangan di daerah Seko yang menjadi salah satu prioritas sebagai daerah segitiga emas. "Disamping itu juga terus mendorong penyelesaian jalan Sabbang Seko, Bua jalur Tana Toraja dan berbagai infrastruktur lainnya," jelasnya.

"Sumber-sumber pembiayaan dari APBN juga kita terus diupayakan, termasuk bantuan hibah dari Australia sebesar Rp 40 Triliun yang sedang kita intensifkan dan diharapkan bantuan itu bisa masuk di Sulsel pada tahun 2020,"ungkap Nurdin Abdullah.

Diakhir sambutannya Nurdin Abdullah menyampaikan akan ada komitmen kerjasama, khususnya dengan DPRD untuk percepatan pembangunan dan kesejahteran rakyat karena Sulsel adalah rumah kita bersama. "DIRGAHAYU SULSEL ke-350".

Hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Sekertaris Daerah Pemprov Sulsel, Abdul Hayat Gani, Ketua TP - PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin, Ketua DPRD Sulsel Sementara, Andi Ina Kartika, Wakil Ketua DPRD Sulsel Sementara, Syaharuddin Alrif, seluruh anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024, Pangdam Hasanuddin, Wakapolda Sulsel, Kejaksaan, seluruh OPD Pemprov Sulsel dan seluruh hadirin dan undangan lainnya.

Sabtu, 19 Oktober 2019 (diskominfo)

Terkait

    • 3845 pengunjung
    • 2255 hits
    • 13 01 2016

    Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) RI, Ilyas Asaad mengatakan pihak kementerian membentuk sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru di Sulawesi Selatan (Sulsel). Selengkapnya.

    • 2574 pengunjung
    • 1841 hits
    • 22 01 2016

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan akan berupaya mendorong percepatan akses keuangan di daerah. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat rapat bersama OJK pada 15 Januari lalu. Selengkapnya.

    • 2133 pengunjung
    • 1034 hits
    • 18 01 2016

    Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH  mengatakan, masyarakat, Pemerintah Daerah, dan TNI AD sebelumnya telah bekerja sama dalam meningkatkan produksi beras. Hal tersebut membuat perekonomian Sulsel tidak ikut turun saat kondisi perekonomian Indonesia sedang mengalami penurunan.

    Selengkapnya.

menu lainnya